Salatiga — Tren positif prestasi terus diukir oleh mahasiswa Program Studi Sains Data Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga di kancah nasional. Pramudita Al Hibrizi kembali menorehkan tinta emas dengan menyabet Medali Emas (Juara 1) dalam ajang kejuaraan pencak silat tingkat nasional UNW Dekan FKES Championship 2026.
Kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh Fakultas Kesehatan Universitas Ngudi Waluyo ini berlangsung pada 8–9 Agustus 2026 di GOR Mandala Arogya Sanskriti, Universitas Ngudi Waluyo. Diikuti oleh ratusan atlet silat tangguh dari berbagai daerah, Pramudita menunjukkan performa luar biasa, teknik yang matang, dan mental baja, hingga berhasil menumbangkan lawan-lawannya dan berdiri di podium tertinggi.

Capaian raihan medali emas di tingkat nasional ini merupakan kelanjutan dari rangkaian prestasi yang diraih Pramudita tahun ini. Sebelumnya, pada tahun 2026 ini juga, ia telah berhasil mengharumkan nama UIN Salatiga dengan meraih Medali Perak dalam ajang kompetisi Kejuaraan Pencak Silat Ganesha Muda UTP Competition 1 Tahun 2026.. Keberhasilan berturut-turut ini tidak hanya membanggakan Program Studi Sains Data, tetapi juga membawa dan melambungkan nama Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga di kancah nasional sebagai kampus yang melahirkan mahasiswa-mahasiswa berpotensi tinggi di berbagai bidang.
Pramudita, yang akrab dipanggil Adit, dikenal sebagai sosok mahasiswa yang tidak hanya unggul di matras tanding. Ia merupakan aktivis yang sangat aktif dalam kepengurusan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Sains Data. Selain itu, dedikasinya terhadap kampus juga dibuktikan dengan kepercayaannya sebagai salah satu mentor atau kakak asuh bagi mahasiswa baru UIN Salatiga angkatan 2026, membantu adik-adik tingkatnya beradaptasi dengan dunia perkuliahan yakni Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Salatiga pada tahun ini akan terselenggara pada 18-21 Agustus 2026 .

Menanggapi pencapaiannya yang luar biasa, Adit menyampaikan rasa syukur yang mendalam:
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dapat meraih Juara 1 dalam kompetisi ini. Prestasi ini menjadi pengalaman yang sangat berharga sekaligus motivasi bagi saya untuk terus berlatih dan berkembang. Terima kasih kepada pelatih, keluarga, teman-teman, serta UIN Salatiga yang telah memberikan dukungan total. Semoga pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi saya dan teman-teman untuk terus meraih prestasi di kompetisi-kompetisi berikutnya,” ungkap Adit dengan rendah hati.
Pencapaian ganda (Emas dan Perak) dalam setahun ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Sains Data UIN Salatiga mampu menyeimbangkan tuntutan akademis, aktivitas organisasi, dan prestasi non-akademik di tingkat nasional. Keberhasilan Adit diharapkan dapat menjadi inspirasi dan pemantik semangat juang yang kuat bagi seluruh mahasiswa, khususnya para mahasiswa baru angkatan 2026, untuk terus mengeksplorasi potensi diri dan berani mencetak prestasi.

