
Salatiga – Sebuah capaian membanggakan kembali diukir oleh civitas akademika Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga di bidang non-akademik. Pramudita Al Hibrizi, seorang mahasiswa aktif dari Program Studi Sains Data UIN Salatiga yang bertanding di bawah naungan kontingen Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) UIN Salatiga, sukses menyabet gelar Juara 2 pada ajang bergengsi Kejuaraan Pencak Silat Ganesha Muda UTP Competition 1 Tahun 2026.
Kompetisi berskala nasional yang memperebutkan piala tetap dari Rektor Universitas Tunas Pembangunan ini diselenggarakan oleh Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta. Berdasarkan jadwal resmi kegiatan, rangkaian acara berlangsung selama tiga hari penuh, yakni pada tanggal 22 hingga 24 Mei 2026. Gelaran ini diikuti oleh ratusan pesilat tangguh dari berbagai daerah yang mewakili perguruan tinggi, sekolah, maupun klub-klub pencak silat ternama di Indonesia.

Perjalanan Kompetisi Menuju Podium Juara
Seluruh rangkaian pertandingan berpusat di Gedung Olahraga (GOR) Kampus 3 UTP Surakarta. Kompetisi dimulai sejak hari Jumat, 22 Mei 2026, yang diawali dengan proses daftar ulang peserta, penyerahan persyaratan, technical meeting, hingga opening ceremony yang meriah pada malam harinya. Memasuki hari kedua pada Sabtu, 23 Mei 2026, tensi kejuaraan mulai memanas seiring dimulainya penimbangan badan dan sesi pertandingan.
Pramudita Al Hibrizi turun bertanding pada kategori Dewasa Kelas G Putera (Pool 1). Kategori Dewasa merupakan salah satu kelas yang paling kompetitif karena mempertemukan para pesilat matang dengan teknik pertarungan yang tinggi. Sejak babak penyisihan di sesi pagi dan siang, Pramudita tampil dominan dengan menunjukkan kombinasi sapuan, bantingan, serta pukulan yang terukur.

Hingga akhirnya, perjuangan melelahkan tersebut membawa Pramudita melaju ke babak puncak pada partai final (Partai 124). Di laga pemungkas yang menentukan tersebut, ia harus berhadapan dengan rival kuat, Daroat Farhan Muzaki, pesilat tangguh yang mewakili kontingen UIN Raden Mas Said Surakarta. Pertarungan berjalan sangat ketat dan penuh dengan adu strategi di atas matras. Melalui duel sengit yang menguras fisik dan konsentrasi, Pramudita berhasil menutup kompetisi sebagai runner-up dan berhak membawa pulang medali perak. Raian ini sekaligus mempertegas eksistensi PSHT UIN Salatiga di peta persilatan antar-perguruan tinggi.
Sinergi Kedisiplinan Silat dengan Kemajuan Sains Data
Sebagai mahasiswa Sains Data, Pramudita menunjukkan bahwa kemampuan analitis yang dipelajari di bangku kuliah dapat berjalan selaras dengan pengembangan karakter melalui olahraga. Dunia sains data menuntut ketelitian dalam membaca pola, kemampuan mengambil keputusan berdasarkan data, serta konsistensi dalam menyelesaikan permasalahan. Nilai-nilai tersebut memiliki kesamaan dengan pencak silat, yang mengajarkan strategi, fokus, disiplin, serta kemampuan mengambil keputusan secara cepat dan tepat dalam setiap pertandingan.
Selain itu, perkembangan ilmu sains data saat ini juga semakin dekat dengan dunia olahraga. Analisis data telah banyak dimanfaatkan untuk mengevaluasi performa atlet, mengukur efektivitas program latihan, memantau kondisi fisik, hingga menyusun strategi pertandingan yang lebih optimal. Oleh karena itu, prestasi nonakademik seperti yang diraih Pramudita menjadi representasi bahwa mahasiswa Sains Data memiliki kompetensi yang seimbang, baik dalam penguasaan teknologi maupun pengembangan soft skills yang dibutuhkan di dunia profesional.
Program Studi Sains Data UIN Salatiga terus mendorong mahasiswanya untuk aktif mengikuti berbagai kompetisi, baik akademik maupun nonakademik. Prestasi yang diraih diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi, memperluas pengalaman, serta mengharumkan nama universitas di berbagai bidang.
Komitmen Kampus dalam Mendukung Potensi Mahasiswa

Kejuaraan Pencak Silat Ganesha Muda UTP Competition 1 Tahun 2026 ini dirancang dengan cakupan sasaran peserta yang sangat luas, mulai dari kategori Pra-Usia Dini, Usia Dini, Pra-Remaja, Remaja, hingga tingkat Dewasa/Mahasiswa. Kompetisi ini juga menjadi wadah silaturahmi sekaligus tolok ukur pembinaan karakter bagi berbagai klub maupun perguruan pencak silat di Indonesia.
Selamat kepada Pramudita Al Hibrizi atas pencapaian yang membanggakan. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika UIN Salatiga untuk terus berkarya, berprestasi, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui ilmu pengetahuan, teknologi, maupun olahraga. Dengan adanya raih an medali perak dari Pramudita Al Hibrizi, Program Studi Sains Data bersama dengan jajaran rektorat UIN Salatiga semakin mempertegas komitmennya untuk terus memfasilitasi dan mendukung pengembangan potensi holistik mahasiswa.
Pihak kampus berharap pencapaian ini dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus menyeimbangkan antara ketajaman akademis di dalam kelas dan pembentukan karakter yang luhur, berani, serta kompetitif melalui jalur minat bakat non-akademik.

