
Semarang, 8 Juli 2026 – Kebahagiaan dan rasa haru menyelimuti Aula Lantai 3 Gedung D12 FMIPA Universitas Negeri Semarang (UNNES). Hari ini, Kepala Program Studi (Kaprodi) Sains Data, Dr. Enika Wulandari, S.Pd.Si., M.Pd., sukses melaksanakan Ujian Terbuka Disertasi yang berlangsung khidmat dari pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.
Dalam sidang terbuka tersebut, Dr. Enika mempertahankan disertasinya yang berjudul “Desain Lingkungan Belajar untuk Mengembangkan Teaching Skill Calon Guru Matematika dalam Pembelajaran Induktif”. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi besar bagi perkembangan metode pembelajaran matematika di Indonesia.
Kehadiran dan Sambutan Haru Pimpinan UIN Salatiga

Prosesi akademik yang bersejarah ini turut disaksikan langsung oleh jajaran pimpinan Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga. Hadir dalam acara tersebut Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Dr. Miftahuddin, M.Ag.; Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Prof. Dr. Muh. Saerozi, M.Ag.; serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama, Prof. Dr. Suwardi, S.Pd., M.Pd. Kehadiran para pimpinan tersebut membawa suasana haru sekaligus menegaskan hubungan erat antar-institusi akademik.
Dalam sambutannya setelah Dr. Enika Wulandari resmi dinobatkan sebagai doktor, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan UIN Salatiga, Prof. Dr. Muh. Saerozi, M.Ag., menyampaikan rasa bangganya. Beliau membeberkan bahwa Dr. Enika memperpanjang daftar sinergi kedua kampus, di mana saat ini sekurang-kurangnya tercatat sudah ada 10 dosen lulusan UNNES yang mengabdi di UIN Salatiga.
“Keberhasilan belajar ini sepenuhnya bukan hanya usaha pribadi. Namun, merupakan buah dari doa dan usaha banyak orang, terutama dari orang tua, keluarga, serta orang-orang di sekitar,” ujar Prof. Dr. Muh. Saerozi, M.Ag. dalam sambutannya.
Pesan untuk Terus Bermanfaat
Prof. Dr. Muh. Saerozi, M.Ag. juga menitipkan pesan mendalam agar Dr. Enika meneladani pola pengamalan para nabi. Setelah menerima wahyu (ilmu), maka tugas selanjutnya adalah menyampaikannya kepada umat. Beliau mengingatkan agar ilmu yang didapat tidak diisolasi atau disimpan sendiri.
“Sebaik-baiknya amalan adalah menyampaikan dan menyebarkan, sebarkan walau hanya satu ayat. Sebagaimana hadis menyatakan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain,” tambah beliau. Beliau juga berpesan agar Dr. Enika tidak melupakan serta menyia-nyiakan amanah ilmu dan dukungan yang telah diberikan selama ini.
Di akhir sambutan, Prof. Dr. Muh. Saerozi, M.Ag. memberikan kejutan dengan sebuah pantun jenaka penuh makna bertema angkot karena di UNES dan UIN Salatiga masih banyak Angkot beroperasi namun juga ada motor mahasiswa melalu lalang disekitar jalan raya yang sempit, identik dengan kota Semarang dan Kota Salatiga yang mengiringi lahirnya seorang doktor baru.
Pantun Titipan Wakil Rektor 2
“Naik angkot turun di perempatan,
Lanjut berjalan menghindari motor.
Jangan lupakan semua pengorbanan selama Empat tahun ini,
Selamat mengabdi untuk Ibu enika sang ibu Doktor.”

