Pada tahun 2026, Program Studi Teknologi Informasi (TI) kembali mengukir prestasi akademis melalui kolaborasi nyata antara dosen dan mahasiswa Angkatan 2025. Sinergi akademis ini berhasil melahirkan sekaligus menerbitkan tiga buku bunga rampai ber-QRCBN sebagai bentuk luaran konkret dari proses pembelajaran dan diskusi ilmiah pada mata kuliah Etika Profesi TI.

Proyek literasi akademis ini digawangi oleh Juwita Artanti Kusumaningtyas, M.Cs. selaku editor buku yang memberikan bimbingan, arahan, serta penyuntingan secara intensif terhadap karya para mahasiswa. Di bawah pengarahannya, mahasiswa menyusun bab-bab kajian ilmiah berbasis studi kasus kontekstual yang mengangkat isu-isu etika, norma budaya digital, dan hukum siber terkini di Indonesia.
Adapun tiga judul buku ber-QRCBN yang resmi dirilis pada tahun 2026 tersebut meliputi “Human-Tech Interaction: Etika Komunikasi dan Perilaku di Dunia Maya”, “Etika Profesi TI dan Hukum Siber : Regulasi, Kepatuhan, dan Tantangan Digital di Indonesia”, serta “Etika Generasi Always On: Kajian Analitis Profesional TI Terhadap Tirani Digital, Gaya Hidup Cashless, dan Pelindungan Data Pribadi”. Ketiga karya ini secara mendalam mengulas fenomena tata perilaku berinternet, kepatuhan regulasi siber, hingga isu privasi dan perlindungan data pribadi masyarakat digital modern.
Terbitnya karya bunga rampai ini membuktikan bahwa hasil pembelajaran mahasiswa Angkatan 2025 tidak sekadar berhenti sebagai tugas perkuliahan internal, tetapi juga dapat dipublikasikan secara resmi dan menjadi referensi ilmiah bagi publik luas. Melalui program kolaborasi penerbitan buku ini, Program Studi TI terus berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga berintegritas tinggi serta memiliki kesadaran etika dan hukum digital yang kuat.

