Salatiga — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh civitas akademika Fakultas Sains dan Teknologi, khususnya Program Studi Teknologi Informasi (TI) UIN Salatiga. Salah satu mahasiswi berbakatnya, Valencia Erlinda dari angkatan 2025, resmi dinyatakan lolos dan siap berangkat mengikuti International Mobility Program (IMoP) 2026 di Malaysia. Keberangkatan mahasiswa berprestasi ini turut didampingi langsung oleh Ketua Program Studi Teknologi Informasi, Juwita Artanti Kusumaningtyas, M.Cs.
Program yang diinisiasi oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Salatiga ini dijadwalkan berlangsung penuh di Malaysia pada 15 hingga 19 September 2026, dengan agenda pembekalan (pre-departure) yang telah sukses digelar di UIN Salatiga pada 14 September 2026. Keikutsertaan dalam IMoP 2026 ini mengusung bentuk kolaborasi pengabdian dan penelitian skala internasional, yang meliputi agenda presentasi paper, diskusi akademik, pembaruan MoU di Universiti Malaya (UM), culture sharing di ICCCM, serta praktik mengajar siswa SMP di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL).

Program ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi pengabdian dan penelitian skala internasional, serta membuka peluang besar bagi mahasiswa Prodi TI untuk memperluas jaringan akademik global. Melalui seleksi program mobilitas internasional LP2M UIN Salatiga, para peserta dibekali persiapan logistik serta administratif yang matang sebelum akhirnya terjun langsung menjalankan lima agenda resmi dan menyelesaikan kewajiban menyusun book chapter pasca-program.
Melalui keikutsertaan Valencia Erlinda di bawah bimbingan Kaprodi TI, diharapkan Prodi Teknologi Informasi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Salatiga dapat terus mencetak generasi unggul yang siap bersaing, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi nyata dalam kancah riset serta pengabdian masyarakat di tingkat internasional.

