SOLO – Dalam upaya meningkatkan kualitas kurikulum dan mewujudkan ekosistem pendidikan yang ramah disabilitas serta adaptif terhadap perkembangan teknologi, UIN Salatiga menyelenggarakan Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) pada Pendidikan Inklusif. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, bertempat di The Sunan Hotel Solo pada tanggal 10 hingga 12 Februari 2026.
Kegiatan strategis ini menghadirkan dua narasumber pakar, yaitu Prof. Budiyono Saputro, M.Pd. selaku Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Salatiga, serta Prof. Dr. Imas Maesaroh, M.Lib., Ph.D. yang merupakan dosen UIN Sunan Ampel Surabaya sekaligus pakar dari Sevima. Workshop ini menjadi momentum penting, khususnya bagi Program Studi Teknologi Informasi, dalam merancang kurikulum yang canggih secara teknis serta responsif terhadap kebutuhan seluruh mahasiswa tanpa diskriminasi.

Dalam pemaparannya, Prof. Budiyono Saputro menekankan pentingnya penjaminan mutu dan keselarasan standar RPS dengan indikator kinerja utama perguruan tinggi. Beliau menyampaikan bahwa penyusunan RPS bukan sekadar pemenuhan administratif akademik tahunan, melainkan komitmen nyata perguruan tinggi untuk menjamin setiap mahasiswa, termasuk yang berkebutuhan khusus, mendapatkan hak akses pembelajaran yang setara, terukur, dan berkualitas.
Di sisi lain, Prof. Dr. Imas Maesaroh, M.Lib., Ph.D. memberikan wawasan praktis mengenai pemanfaatan platform digital dan sistem informasi manajemen akademik dalam mendukung penyusunan RPS inklusif. Beliau menggarisbawahi bahwa perkembangan teknologi informasi harus mampu menjadi jembatan agar para dosen terbantu dalam merancang materi berbasis multimedia yang ramah bagi semua gaya belajar, sehingga mahasiswa dapat mengakses bahan ajar secara mandiri dan inklusif.
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta yang terdiri dari pimpinan fakultas, ketua program studi, dan dosen pengampu mata kuliah secara intensif menyusun dokumen RPS berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang terintegrasi dengan prinsip pendidikan inklusif. Melalui workshop ini, diharapkan Prodi Teknologi Informasi beserta prodi lainnya di lingkungan UIN Salatiga dapat terus memperkuat pembelajaran modern berbasis teknologi yang adaptif dan merangkul keberagaman.

