SALATIGA — Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Salatiga menyelenggarakan Workshop Pemutakhiran Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) sebagai upaya memperkuat kualitas pendidikan dan meningkatkan daya saing program studi menuju akreditasi unggul. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan fakultas, ketua program studi, serta tim penyusun kurikulum di lingkungan FST UIN Salatiga.
Workshop dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Salatiga yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya pemutakhiran kurikulum agar selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, kebutuhan dunia kerja, serta kebijakan pendidikan tinggi. Kurikulum yang adaptif diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi, integritas, dan daya saing yang tinggi.

Salah satu agenda utama dalam workshop ini adalah penyusunan kurikulum Program Studi Teknologi Informasi periode 2026–2030 dengan mengadopsi pendekatan Outcome-Based Education (OBE). Pendekatan OBE menitikberatkan pada pencapaian kompetensi lulusan melalui perumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang terukur, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan pemangku kepentingan.
Untuk memperkuat proses penyusunan kurikulum, workshop menghadirkan narasumber Dr. Ir. Endah Sudarmilah, S.T., M.Eng. dengan afiliasi sebagai Dekan Fakultas Komunikasi dan Informatika, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Tim Fasilitator Kurikulum UMS, serta Asesor LAMINFOKOM. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan prinsip-prinsip penyusunan kurikulum berbasis OBE, keterkaitan antara profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), bahan kajian, hingga mata kuliah, serta pentingnya penerapan Continuous Quality Improvement (CQI) sebagai bagian dari penjaminan mutu pendidikan tinggi.

Melalui diskusi yang interaktif, peserta workshop memperoleh masukan dalam menyusun kurikulum yang tidak hanya memenuhi standar nasional pendidikan tinggi, tetapi juga mendukung peningkatan mutu program studi sesuai kriteria akreditasi LAMINFOKOM.
Melalui penyelenggaraan workshop ini, Fakultas Sains dan Teknologi UIN Salatiga berharap proses pemutakhiran kurikulum dapat menghasilkan dokumen kurikulum yang adaptif, relevan, dan berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan, sehingga mampu mendukung terwujudnya lulusan yang unggul serta memperkuat pencapaian akreditasi Program Studi Teknologi Informasi di masa mendatang.
Salah satu fokus utama dalam workshop ini tertuju pada langkah strategis Program Studi (Prodi) Teknologi Informasi (TI) yang tengah memformulasi kurikulum periodik untuk masa bakti 2026–2030. Penyusunan kurikulum baru ini dirancang secara utuh menggunakan pendekatan Outcome-Based Education (OBE). Melalui kerangka OBE, fokus pembelajaran dititikberatkan pada perumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang terukur dan berpusat pada mahasiswa, sehingga kualitas serta kompetensi lulusan dapat dijamin secara sistematis.

Pengembangan kurikulum OBE Prodi TI ini disesuaikan secara cermat dengan dinamika industri digital terkini, seperti penguasaan kecerdasan buatan (artificial intelligence), sains data, keamanan siber, dan rekayasa perangkat lunak. Selain itu, kurikulum ini mengintegrasikan metode pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) untuk memperkuat keterampilan praktis dan analisis mahasiswa dalam memecahkan masalah nyata.
Penerapan kurikulum berbasis OBE pada Prodi Teknologi Informasi menjadi bukti nyata komitmen fakultas dalam mengimplementasikan Continuous Quality Improvement (CQI). Langkah ini sekaligus menjadi persiapan penting untuk memenuhi kriteria penjaminan mutu tinggi yang dipersyaratkan oleh lembaga akreditasi mandiri maupun internasional. Melalui penyelenggaraan workshop yang interaktif dan komprehensif ini, Fakultas Sains dan Teknologi UIN Salatiga optimistis dapat menghadirkan ekosistem akademik yang adaptif dan melahirkan talenta-talenta digital unggul yang siap berkontribusi nyata bagi perkembangan teknologi nasional.

