Prodi dan HMPS Sains Data UIN Salatiga Hadiri 5th ICICOMEP, Bahas Privacy and Cyber Security Awareness

SALATIGA – Program Studi Sains Data Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Salatiga turut berpartisipasi aktif dalam ajang 5th International Conference on Interdisciplinary Communication, Management, and Psychology (ICICOMEP) yang diselenggarakan oleh Fakultas Dakwah UIN Salatiga pada Kamis, 13 Agustus 2026, bertempat di Hotel Laras Asri Resort and Spa.

Kegiatan tingkat internasional ini dibuka langsung oleh Rektor UIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin , M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa ketergantungan masyarakat terhadap teknologi digital yang semakin tinggi membuat ancaman terhadap privasi dan keamanan data kian terbuka.

“Manusia justru menjadi titik paling rentan dalam sistem keamanan digital. Perkembangan pesat teknologi memunculkan persoalan mendasar menyangkut siapa pemilik data dan pengguna data saat ini,” tegas Prof. Zakiyuddin. Beliau menilai bahwa persoalan privasi tidak sebatas urusan teknologi semata, melainkan menyangkut kemanusiaan, etika, hukum, hingga peradaban. “Cyber security harus kompleks. Titik terlemah dalam dunia digital adalah manusianya. Butuh paradigma baru; keamanan dan privasi harus menjadi prinsip dasar dalam membangun teknologi,” tandasnya.

Delegasi Prodi Sains Data dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi (Kaprodi), Enika Wulandari, M.Pd. Turut hadir mahasiswa asing prodi Sains Data asal Gambia, Mafu Cessay, serta perwakilan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Sains Data, yaitu Zanna Durotun Nafisa dari Divisi Riset dan Keilmuan serta Alfiana Afifatun Aliyah dari Divisi Sosial dan Keagamaan.

Kehadiran delegasi ini juga didampingi oleh jajaran pimpinan FST UIN Salatiga, di antaranya Dekan FST, Wakil Dekan FST, Kaprodi TI, dan Kaprodi PSI.

Bahas Cyber Security dan Tantangan AI Bersama Pakar Belgia

Konferensi internasional ini menghadirkan jajaran narasumber pakar, di antaranya pakar dari Belgia yaitu Prof. Ir. An Braeken, Ph.D. dari Vrije Universiteit Brussel dan Prof. Ir. Maarten Dequanter, Ph.D. dari Erasmus-Hogeschool Brussel. Selain itu, hadir pula narasumber dari dalam negeri, yakni Ibnu Fathur Royana, M.Pd. (Kepala Pusat Jurnal UPGRIS) serta Maya Novita, Ph.D. (Editor in Chief ASSET UPGRIS). para pemateri memaparkan peranan penting sains dan teknologi yang berkembang pesat saat ini. Mereka menekankan bahwa meskipun kemudahan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) sangat membantu kehidupan manusia, aspek kesadaran privasi dan keamanan siber tetap harus menjadi prioritas utama.

Diskusi berjalan interaktif saat Mafu Cessay, mahasiswa asing prodi Sains Data asal Gambia, aktif berdiskusi dan bertanya mengenai langkah-langkah konkret yang dapat memotivasi mahasiswa agar selalu waspada dan bijak dalam memanfaatkan kemajuan AI.

Implementasi Program Kerja dan Penguatan Kapasitas Mahasiswa

Keikutsertaan mahasiswa dan HMPS dalam agenda internasional ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan bentuk implementasi nyata dari hasil kerja dan program pengembangan Program Studi Sains Data.

Melalui kolaborasi antara Prodi dan HMPS, kegiatan ini menjadi wadah outing class yang difasilitasi prodi untuk meningkatkan skill dan kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja. Selain itu, pelibatan aktif mahasiswa dalam forum internasional ini turut mendukung peningkatkan Indeks Keberagaman Mahasiswa di bawah bimbingan prodi, sekaligus menjadi bagian dari pendataan mahasiswa Sains Data yang memiliki sertifikasi kompetensi dan pengalaman profesional. Pelibatan HMPS diproyeksikan agar para pengurus organisasi tidak hanya aktif berorganisasi, tetapi juga mendapatkan nilai tambah kemampuan intelektual yang berdampak positif bagi kemajuan prodi.

Alfiana Afifatun Aliyah, perwakilan HMPS dari Divisi Sosial dan Keagamaan, mengungkapkan rasa bangga dan kesannya atas kesempatan berharga ini.

“Saya sangat bangga mendapatkan amanah untuk mengikuti kegiatan seminar internasional ini. Pengalaman ini memicu motivasi saya untuk terus meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, sehingga ke depannya saya dapat memberikan kontribusi dan manfaat yang lebih besar dalam pengembangan keilmuan Sains Data,” tutur Alfiana.

Melalui partisipasi dalam 5th ICICOMEP ini, Prodi Sains Data UIN Salatiga berkomitmen untuk terus mendorong penguatan wawasan global, pengembangan etika teknologi, serta peningkatan kualitas sumber daya mahasiswa di era digital.

referensi :

https://radarsemarang.jawapos.com/salatiga/2608130031/ketergantungan-digital-meningkat-rektor-uin-salatiga-manusia-titik-terlemah-keamanan-siber#goog_rewarded

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top