Mahasiswa Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi Belajar Pengelolaan Perpustakaan Modern di UNAIR Surabaya

Diterbitkan pada 1 May 2026 Program Studi

Surabaya – Mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi melaksanakan kegiatan studi lapangan ke Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya dalam rangka meningkatkan wawasan dan keterampilan terkait pengelolaan perpustakaan modern. Kegiatan ini dipusatkan di Perpustakaan UNAIR yang dikenal sebagai salah satu perpustakaan perguruan tinggi dengan sistem layanan berbasis teknologi informasi yang maju, Selasa, 28/4/26.

Rombongan mahasiswa disambut langsung oleh Bapak Guruh HR, S.Sos., M.M selaku pengelola perpustakaan UNAIR dan memberikan pemaparan mengenai sistem manajemen perpustakaan digital, layanan berbasis pengguna (user-centered service), serta pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan koleksi dan sirkulasi bahan pustaka. Lebih lanjut Guruh menjelaskan tentang paradigma buku ke pusat pengalaman bahwa perpustakaan beralih fungsi menjadi pusat pengalaman belajar dan user experience, koleksi bisa secara hybrid dan pengembangan berbasis data, layanan akses dari manual ke mandiri/self-service dan integrasi AI dan peran pustakawan berlebih menjadi fasilitator riset dan navigator pengetahuan. Dalam sesi ini, mahasiswa diperkenalkan pada penggunaan sistem otomasi perpustakaan, repository institusi, serta layanan akses e-journal dan e-book yang terintegrasi.

Selain pemaparan materi, mahasiswa juga diajak melakukan tur perpustakaan untuk melihat secara langsung fasilitas yang tersedia, seperti ruang baca modern, ruang diskusi, layanan mandiri (self-service), hingga area multimedia. Mereka juga berkesempatan mempraktikkan penggunaan sistem peminjaman mandiri serta penelusuran katalog online (OPAC).

Ketua rombongan, Suryanto selaku ketua program studi PSI menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia perpustakaan yang semakin canggih atau digital. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga melihat praktik langsung bagaimana perpustakaan modern dikelola secara profesional,” ujarnya.

Salah satu mahasiswa peserta, Abid Yusril mengungkapkan antusiasmenya setelah mengikuti kegiatan ini. Ia Bersama teman-temannya mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru, terutama terkait pengelolaan koleksi digital dan pelayanan berbasis teknologi. “Kunjungan ini membuka wawasan kami bahwa perpustakaan saat ini bukan hanya tempat buku, tetapi juga pusat informasi digital yang sangat dinamis,” katanya. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi dapat mengembangkan kemampuan dan inovasi dalam mengelola perpustakaan yang relevan dengan kebutuhan zaman, serta mampu bersaing di dunia kerja yang semakin menuntut penguasaan teknologi informasi.

Scroll to Top