Sambut Era Unggul, FST UIN Salatiga Gelar Workshop Penyusunan Kurikulum Berbasis OBE dan Penguatan Riset Berdampak

Diterbitkan pada 9 August 2026 Berita

SOLO – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Salatiga menggelar Workshop Penyusunan Kurikulum Fakultas Sains dan Teknologi Tahun 2026 yang berlangsung pada 3–5 Agustus 2026 di Hotel The Alana, Solo. Kegiatan strategis ini menjadi tonggak sejarah penting karena merupakan workshop kurikulum pertama yang diselenggarakan FST sebagai fakultas baru hasil pemekaran.

Workshop yang dihadiri oleh 26 peserta ini diikuti oleh civitas akademika FST UIN Salatiga serta jajaran Ketua Program Studi (Kaprodi) dari berbagai perguruan tinggi di Solo Raya, yakni UIN Raden Mas Said Surakarta dan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Selain itu juga ada stakeholder (praktisi DUDI – Dunia Usaha dan Dunia Industri). Kehadiran mereka ini menjadi ajang sinergi dan saling mendukung demi mendorong percepatan kualitas pendidikan tinggi di Jawa Tengah.

Sinergi dan Laporan Dekan FST

Dalam laporannya, Noor Malihah, Ph.D. selaku Dekan FST UIN Salatiga menyampaikan semangat upgrade dan “naik kelas” bagi fakultas baru yang menaungi berbagai program studi umum unggulan di UIN Salatiga. Beliau menegaskan pentingnya dukungan dari para jajaran pengelola FST untuk melangkah bersama mewujudkan mimpi-mimpi besar FST.

“Berdasarkan hasil diskusi Forum Dekan (Fordek), seluruh kurikulum prodi di FST wajib berbasis Outcome-Based Education (OBE). Pada momen ini, kami juga terus mendorong pengembangan sistem informasi melalui sinergi bersama UPT TIPD untuk penyiapan akreditasi secara bertahap. Semoga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan berkontribusi nyata,” ungkap Dekan FST.


Arahan Rektor: Penekanan pada Riset Berdampak dan Pengembangan SDM

Rektor UIN Salatiga dalam sambutan dan arahannya memberikan suntikan semangat bagi seluruh peserta. Beliau menekankan bahwa sebagai fakultas baru, FST harus siap merespons tantangan zaman.

Beberapa poin krusial yang disampaikan oleh Rektor antara lain:

  1. Penguatan Dosen dan MKDU Teknologi Informasi (TI):
    Keilmuan TI tidak lagi hanya milik prodi tertentu, melainkan telah menjadi Mata Wajib di seluruh prodi UIN Salatiga. Oleh karena itu, dibutuhkan dosen-dosen TI yang kompeten. Universitas berencana memfasilitasi rekrutmen dosen TI dan dosen Sains Data 2026/2027 untuk memperkuat rasio dosen dan mahasiswa.
  2. Target Re-Akreditasi “Baik Sekali”:
    Secara khusus untuk Program Studi Sains Data dan Teknologi Informasi, persiapan dokumen dan pemapanan rasio dosen-mahasiswa menjadi prioritas utama agar mampu meraih predikat Minimal Baik Sekali pada saat re-akreditasi mendatang.
  3. Pengembangan Infrastruktur Gedung Baru (2027):
    Dalam rangka mewujudkan kampus yang berdampak, Rektor mengumumkan rencana pembangunan gedung baru pada tahun 2027, diharapkan pembangunan yang bertahap ini mampu meningkatkan pelayanan sarana dan prasarana UIN Salatiga.
  4. Penekanan pada Multi-Layer Effect Riset:
    Rektor memberikan underline khusus pada kata Riset. Visi-misi fakultas hingga prodi harus diturunkan dalam riset yang memiliki multi-layer effect:
    • Pendidikan & Pembelajaran: Dosen wajib melakukan riset dengan keterbaharuan (novelty) dengan melibatkan Mahasiswa.
    • Pengabdian Masyarakat: Riset harus diaplikasikan langsung kepada masyarakat dan masyarakat harus menerima manfaat positif dari hasil riset tersebut.
    • Publikasi & Inovasi: Riset harus berimplikasi pada publikasi jurnal bereputasi (field research). Riset adalah titik tolak berdirinya inovasi agar universitas memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Penutupan yang Hangat

Dengan terlaksananya workshop selama tiga hari ini, juga mendatangkan narasumber kompeten yakni : Dewi Wulandari, M.Sn. Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran (Kapus KP) pada Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Salatiga dan juga Dr. Ir. Endah Sudarmilah, S.T., M.Eng. Dekan Fakultas Komunikasi dan Informatika, UMS selaku Tim Fasilitator Kurikulum UMS Asessor LAMINFOKOM.

FST UIN Salatiga optimistis mampu melahirkan kurikulum berbasis OBE yang relevan dengan tuntutan industri masa kini serta berakar kuat pada riset yang berdampak luas, sesuai dengan Visi UIN Salatiga : Menjadi pusat unggulan moderasi Islam, kepeloporan sains, teknologi, dan seni untuk keluhuran martabat kemanusiaan Tahun 2045.

Rangkaian acara pembukaan diakhiri dengan suasana penuh keakraban melalui sebuah pantun:

Ke Solo membeli kain,
Singgah sementara di warung kopi.
Semoga kurikulum ini menjadi baik,
Membawa FST semakin berprestasi.

Logo FST UIN Salatiga

Fakultas Sains dan Teknologi
Universitas Islam Negeri Salatiga

Jalan Lingkar Salatiga Km. 02, Pulutan, Sidorejo, 

Kota Salatiga, Jawa Tengah, Indonesia 50714

Menu

Beranda
Profil
Pimpinan

Sosial Media

2026 Fakultas Sains dan Teknologi – UIN Salatiga

Scroll to Top