SALATIGA – Tim kolaborasi mahasiswa UIN Salatiga yang terdiri dari gabungan lintas disiplin ilmu, yaitu Program Studi Sejarah Peradaban Islam, Teknologi Informasi, dan Sains Data, sukses berpartisipasi dalam ajang Annual International Interdisciplinary Conference and Research Expo (AIICARE) 2025. Kegiatan konferensi dan pameran riset internasional yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Salatiga ini berlangsung pada 3–4 November 2025 bertempat di Hotel Laras Asri, Salatiga.

Di bawah bimbingan dosen pendamping Ita Dwijayanti, M.Sc., tim mahasiswa ini tampil percaya diri mempresentasikan gagasan dan hasil riset interdisipliner di hadapan para peneliti serta akademisi internasional. Salah satu perwakilan mahasiswa yang turut aktif menyampaikan pemaparan di atas panggung adalah Muhammad Nabil Burhan Tafsir, mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi angkatan 2025.
Integrasi ilmu humaniora, teknologi informasi, dan analisis data menjadi nilai tambah utama bagi tim dalam merespons tantangan serta isu-isu keberlanjutan (sustainability) yang diusung sebagai tema konferensi. Keikutsertaan ini membuktikan bahwa pemanfaatan teknologi modern dan sains data dapat dipadukan secara harmonis dengan perspektif sejarah untuk menghasilkan karya ilmiah yang inovatif.

Melalui partisipasi dalam ajang internasional AIICARE 2025 ini, diharapkan para mahasiswa semakin terpacu untuk terus menggalang kolaborasi riset lintas disiplin ilmu serta mencetak prestasi ilmiah yang berdampak luas bagi dunia akademis dan masyarakat.

