Selamatkan Warisan Literasi Islam, Mahasiswa PSI UIN Salatiga Terjun Identifikasi Naskah Kuno di Salatiga

Diterbitkan pada 18 June 2026 Berita

Salatiga – Dalam upaya melestarikan warisan ingatan (memory of the world) serta menjaga keberlanjutan sejarah lokal, mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi (PSI) UIN Salatiga berkolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Salatiga serta Filolog UIN Salatiga menyelenggarakan kegiatan Identifikasi dan Pendataan Naskah-naskah Kuno Kota Salatiga. Kegiatan preserverasi intelektual ini telah sukses dilaksanakan pada Kamis, 18 Juni 2026.

Kegiatan pencarian dan penyelamatan fisik maupun konten naskah tersebut berlokasi di kediaman Panji Hanief Gumilang, Kecamatan Sraten, Kota Salatiga. Penelusuran ini berfokus pada koleksi naskah-naskah keislaman bernilai sejarah tinggi yang tersimpan dan dirawat oleh masyarakat secara personal.

Integrasi Praktikum Filologi dan Pengelolaan Metadata

Aktivitas lapangan ini menjadi bentuk nyata dari integrasi perkuliahan praktis pada mata kuliah Filologi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa prodi PSI tidak hanya mempelajari teori kritik teks dan kodikologi di dalam kelas, tetapi juga langsung berhadapan dengan material fisik manuskrip kuno.

Adapun beberapa jenis naskah kuno berbasis tradisi keislaman yang berhasil diidentifikasi dan didokumentasikan dalam kegiatan ini meliputi:

  • Kitab Fiqih: Naskah yang memuat kajian hukum Islam dan tata cara peribadatan masyarakat masa lalu.
  • Kitab Aqidah: Manuskrip mengenai fondasi keimanan dan pemikiran teologi Islam.
  • Kitab Tasawuf: Teks-teks spiritualitas dan ajaran penyucian jiwa.
  • Mushaf Al-Qur’an Tulis Tangan: Naskah Al-Qur’an kuno dengan karakteristik rasm dan ilustrasi khas lokal.

Para mahasiswa bersama tim ahli bahu-membahu menganalisis kondisi fisik, jenis kertas, jenis tinta, serta gaya penulisan guna menyusun deskripsi bibliografis dan metadata manuskrip yang akurat.

Aksesibilitas Global Melalui Laman Khastara Perpusnas

Hasil dari kegiatan identifikasi dan pendataan ini tidak sekadar menjadi arsip internal, melainkan ditransformasikan ke dalam format metadata terstruktur. Data metadata manuskrip yang telah dihimpun nantinya akan diunggah ke laman Khastara (Koleksi Naskah Nusantara) milik Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas).

Langkah digitalisasi dan pengintegrasian metadata ini dibangun atas komitmen bersama antara pihak akademisi (UIN Salatiga), pemerintah daerah (Perpusda), serta Perpusnas. Dengan hadirnya metadata manuskrip di platform digital, naskah kuno yang semula tersimpan tersembunyi di tangan masyarakat kini dapat terbuka untuk publik, mudah terlacak oleh peneliti global, serta terjamin penyelamatannya dari risiko kerusakan fisik maupun kepunahan informasi.

Melalui keterlibatan aktif ini, Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi FST UIN Salatiga terus menegaskan perannya dalam penguatan preservasi informasi dan penyelamatan manuskrip keagamaan demi menjaga identitas sejarah dan budaya bangsa.

Scroll to Top